News

Personel TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Minta Investigasi Transparan

×

Personel TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Minta Investigasi Transparan

Sebarkan artikel ini
Personel TNI Gugur di Lebanon
2 Personel TNI kembali Gugur di Lebanon. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COMPemerintah Indonesia menyampaikan kecaman keras atas insiden yang menewaskan satu personel TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon selatan.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar wilayah Adchit Al Qusayr pada Minggu waktu setempat, ketika posisi kontingen Indonesia terdampak tembakan artileri di tengah meningkatnya konflik kawasan.

Kementerian Luar Negeri RI mengungkapkan bahwa selain satu korban jiwa, tiga personel lainnya mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

Pemerintah saat ini terus menjalin komunikasi dengan pihak PBB guna memastikan proses pemulangan jenazah dapat segera dilakukan, sementara korban yang terluka mendapatkan penanganan medis secara optimal.

Baca Juga  Ketika TNI Hadirkan Air Bersih dari Sumber yang Hampir Terlupakan

Desakan Penyelidikan Personel TNI dan Perlindungan Pasukan Perdamaian

Indonesia menegaskan pentingnya investigasi menyeluruh dan terbuka untuk mengungkap penyebab serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Selain itu, pemerintah juga kembali menekankan bahwa keselamatan pasukan penjaga perdamaian harus dijamin sesuai ketentuan hukum internasional.

Di sisi lain, Indonesia turut menyerukan penghentian kekerasan di wilayah Lebanon selatan serta meminta semua pihak menghormati kedaulatan negara tersebut.

Serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil dinilai harus segera diakhiri demi menjaga stabilitas kawasan.

Ketegangan di Timur Tengah sendiri terus meningkat sejak serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026.

Baca Juga  Situasi Mencekam, Kemenlu RI Evakuasi 65 WNI dari Lebanon

Konflik tersebut kemudian meluas hingga ke Lebanon, memicu rangkaian serangan balasan yang berdampak luas, termasuk terhadap pasukan penjaga perdamaian dari berbagai negara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *