Dia katakan, melalui TFG kali ini, personel sudah bisa mengambil cara bertindak jikalau ada gangguan-gangguan keamanan ketika kedatangan Paus Fransiskus dan pelaksanaan ISF yang berlangsung di GBK
“Kaops Tribrata Jaya menyampaikan agar masing-masing Kasatgas wajib mengetahui dan memahami bagaimana cara bertindak selama pengamanan, sehingga mampu memploting personel beserta perlengkapan yang harus disiapkan,” tandas Tjahyono.
“Kemudian, skenario-skenario juga dilatihkan terkait situasional yang terjadi seperti bencana alam dan hal-hal lain yang sifatnya menggangu daripada pelaksanaan kegiatan ini,” sambungnya.
Lebih lanjut dalam Operasi Tribrata Jaya 2024, Polri akan bekerjasama dengan Paspampres, TNI, BNPT, BSSN, dan BNPB. “Dimana dalam pelaksanaan TFG gabungan bersama TNI yang akan dilaksanakan di Mabes TNI Cilangkap pada 1 September 2024,” terangnya.
Dirinya berharap dukungaan dari masyarakat agar pelaksanaan pengamanan dalam rangka kedatangan Paus Fransiskus dan kegiatan ISF bisa berjalan dengan baik, aman dan lancar.
“Semoga dalam pelaksanaan pengamanan ini berjalan dengan lancar dan tertib,” ucapnya. (Aris)
