News

Permasalahan di Jakarta Akibat Ketidakadilan, Ridwan Kamil: Perlu Kehadiran Negara

×

Permasalahan di Jakarta Akibat Ketidakadilan, Ridwan Kamil: Perlu Kehadiran Negara

Sebarkan artikel ini
Rido
Pasangan Ridwan Kamil-Suswono saat debat Pilakada ke 3 (KPU-Ytb)

KITAINDONESIASATU.COM – Ketiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sedang melangsungkan pertarungan gagasan pada debat pamungkas Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 November 2024.

Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil mengaku, banyak permasalahan di Jakarta yang didapatkan usai melakukan agenda blusukan bertemu warga selama sepekan.

“Kami juga telah melakukan blusukan selama tujuh pekan dan mendapatkan banyak permasalahan,” kata Ridwan Kamil dalam debat ke 3.

Ridwan kamil menyebut, permasalahan-permasalahan yang ia dapatkan rata-rata dipicu adanya rasa ketidakadilan.

Baca Juga  Titik Layanan SIM KelilingWilayah Serang Hati Selasa

“Kesimpulannya adalah apa yang kita rasakan adalah akumulasi ketidakadilan tata ruang, politik tata ruang, dan akibatnya kita rasakan saat ini,” ujar Mantan Gubernur Jawa Barat itu.

Ridwan Kamil mengatakan, untuk mengatasi permasalah tersebut negara harus benar-benar hadir. Karena itu, pihak yang mempunyai keuntungan kebih koneksi dengan pemerintah pusat merasa terpanggil untuk kembali memberikan rasa keadilan bagi warga Jakarta.

Selain itu, mantan Wali Kota Bandung ini juga melihat masih banyak perkampungan kumuh di Jakarta dan kondisi ini jauh berbeda dengan kondisi Jalan Thamrin yang terlihat kinclong. 

Baca Juga  Kapolrestabes Medan Beri Penghargaan kepada 27 Personel Berprestasi

“Kita siapkan program renovasi rumah, hunian vertikal untuk gen z. Ketidakadilan tata ruang mengakibatkan banjir, tanah sudah turun, solusi mangrove dan giant sea wall bisa kita bicarakan. Persampahan menyertai ketidakadilan tata ruang, konsep zero waste, sirkulasi ekonomi bisa menjadi solusi,” paparnya. 

Oleh karena itu, lanjut Ridwan Kamil, saat ini yang diperlukan adalah kolaborasi antara warga dengan negara dalam membangun Jakarta. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *