KITAINDONESIASATU.COM – Seorang perempuan diduga membawa pisau menerobos gereja Katolik St. Stefanus, Tandes, Surabaya.
Namun petugas keamanan sigap hingga, perempuan tersebut segera diamankan keamanan gereja.
Kapolsek Lakarsantri Kompol M Akhyar membenarkan ada perempuan masuk ke gereja itu, yang langsung ditangani kemanan.
“Iya betul. Tadi pagi. (Diduga) ODGJ,” kata Akhyar, Rabu, 20 November 2024.
Sementara Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Dewi mengatakan bahwa saat ini masih dilakukan pemeriksaan di rumah sakit jiwa terkait dugaan perempuan itu mengidap gangguan jiwa atau tidak.
“Benar lagi diperiksakan ke (RSJ) Menur. Masih perlu observasi 2 minggu,” kata Rina.
Informasi yang dihimpun, perempuan itu datang ketika jemaat gereja tengah melaksanakan doa pagi mulai dari pukul 05.30 WIB.
BERITA SURABAYA LAINNYA: Layanan SIM Pemohon Luar Kota Surabaya ada di Jatim Expo
Ia datang seorang diri mengendarai motor dan membawa pisau. Jemaat pun sempat dikejutkan oleh kedatangan perempuan tersebut.
Ketua RW 5 RT 3 Kelurahan Lontar Parman mengatakan ia menerima kabar dari sekuriti gereja terkait peristiwa itu sekitar pukul 07.15 WIB.
“Saya datang ke sana sudah banyak orang. Saya awalnya diinfo dari satpam gereja. Terkait apa permasalahan (detailnya) gak begitu paham,” kata Parman saat ditemui wartawan, Rabu 20 November 2024.
Saat tiba di lokasi, Parman menyebut perempuan berhijab itu telah duduk di area luar gereja, tengah diinterogasi petugas
“Orangnya sempat ditanya-tanya lalu dibawa petugas. Info yang saya terima itu (perempuan) halu. Selebihnya saya gak tahu,” ujar Parman.
Parman mengatakan bahwa sebelumnya belum pernah ada kejadian seperti itu di Gereja Katolik St. Stefanus, Tandes.
“Perempuan itu bukan (warga RW 5 RT 3 Kelurahan Lontar). Gak ada yang kenal,” katanya. *

