News

Perampokan Driyorejo Gresik: Seorang Warga Ditembak, Suara Dor Dikira Ban Meletus

×

Perampokan Driyorejo Gresik: Seorang Warga Ditembak, Suara Dor Dikira Ban Meletus

Sebarkan artikel ini
PERAMPOKAN GRESIK
Petugas Reskrim Polres Gresik saat mendatangi lokasi tempat kejadian aksi perampokan di Jalan Raya Krikilan Driyorejo, Gresik, Senin (14/4/2025) siang. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Warga di sekitar Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik digemparkan adanya penembakan yang melukai seorang warga, Senin, 14 April 2025 di siang bolong.

Diketahui korban penembakan adalah seorang warga bernama Ibnu Sandi yang menjadi korban penembakan oleh salah seorang pelaku perampokan.

Dari informasi yang diperoleh mengungkapkan sekitar pukul 13:00 WIB terlah terjadi aksi perampokan bersenjata api di Jalan Raya Krikilan, Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Perampokan menyasar kepada dua petugas SPBU yang hendak menyetorkan uangnya ke bank untuk mengoder Bahan Bakar Minya.

Baca Juga  Sidak Pasar Renteng: Dua Sampel Pangan Terindikasi Mengandung Boraks

Dua petugas berangkat menggunakan sepeda motor dengan membawa uang tunai sebesar Rp110 juta yang diletakkan di dalam tas.

Namun uang sebanyak itu dirampas oleh pelaku perampokkan saat korban melintas di ruas Jalan Raya Krikilan Driyorejo pada tengah hari itu.

Seorang perempuan penjaga warung kopi menceritakan saat itu ia menjaga warung yang berada di dekiat kejadian.

Saat itu ia mendengar suara letusan seperti ban meletus, ia pun kemudian keluar dan melihat ke arah suara itu.

Baca Juga  Lee Jae-myung Ditetapkan sebagai Presiden Korsel Terpilih

Namun ketika keluar ia melihat seorang pria pelanggan warungnya yang minta tolong karena kaki sebelah kanannya tertembak.

Sementara informasi dari Polsek Driyorejo menyebut adanya perampokan bersenjata api yang melibatkan sejumlah pelaku.

Menurut informasi petugas SPBU yang hendak mengorder BBM menuju Bank BRI Karanglo, Driyorejo di pepet oleh 4 orang dengan mengendarai dua sepeda motor matic, tepatnya di sekitar PT Merak Jl Raya Krikilan.

Mereka para perampok bersenjata api dan terus memepetnya hingga sampai di jembatan Desa Krikilan uang yang dibawa berhasil diambil dari tas hitam.

Baca Juga  Dari Rusia Sampai Jepang, Parade Budaya di Jakarta Bikin Heboh

Melihat situasi kemudikan petugas SPBU Damarasih krikilan itu berteriak minta tolong warga, sementara uang yang ditarik dari tas ada yang terjatuh.

Sehingga petugas SPBU sempat memungut kembali uangnya yang jatuh di jalanan itu, hingga seorang warga menolongnya.

Diketahui warga yang menolong adalah Ibnu Sandi, namun seorang dari perampok itu kemudian mengeluarkan senjata dan menembak kaki sebelah kanan Ibnu Sandi yang langsung dievakuasi ke RS Petrokimia Gresik.

Saat ini Satreskrim Polres Gresik telah melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi kejadian, hingga kini petugas terus berusaha keras untuk melakukan pengejaran pelaku perampokan itu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *