News

Penyaluran Bantuan Bansos Beras dan SPHP Dihentikan Selama Dua Bulan, untuk Selamatkan Siapa?

×

Penyaluran Bantuan Bansos Beras dan SPHP Dihentikan Selama Dua Bulan, untuk Selamatkan Siapa?

Sebarkan artikel ini
beras bansosĀ 
Ilustrasi beras (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menangguhkan sementara penyaluran bantuan sosial (bansos) beras serta Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) selama dua bulan ke depan.

Langkah ini diambil untuk menjaga kestabilan harga gabah di pasar sekaligus mendukung kesejahteraan petani Indonesia.

Dalam sebuah penjelasan, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, penundaan penyaluran bantuan beras dan SPHP bertujuan untuk menyeimbangkan sektor hulu dan hilir.

“Jika pasokan bantuan terus mengalir ke pasar, harga gabah akan sulit untuk naik. Untuk itu, penting bagi kita untuk menyeimbangkan antara pasokan dan permintaan,” ungkap Arief.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyetujui penyaluran bantuan beras 10 kilogram selama enam bulan pertama tahun 2025.

Meski demikian, bantuan beras dan SPHP ditunda sementara waktu untuk menjaga kestabilan harga gabah.

“Harga gabah di beberapa daerah saat ini masih di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 6.500 per kilogram, sehingga kami perlu mengambil langkah untuk menjaga harga gabah agar tidak turun lebih jauh,” tambah Arief.

Perum Bulog, sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan pasokan beras, menargetkan untuk menyerap 3 juta ton beras petani hingga April 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *