News

Penyabab Banjir Bandang Rangel Tuban Dievaluasi, dari Tahun ke Tahun Semakin Besar, Waspada!

×

Penyabab Banjir Bandang Rangel Tuban Dievaluasi, dari Tahun ke Tahun Semakin Besar, Waspada!

Sebarkan artikel ini
BANJIR BANDANG RANGEL TUBAN
Banjir bandang yang terjadi wilayah Rangel, Kabupaten Tuban, Sabtu (4/1/2025). foto: tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Kalaksa BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji mengatakan banjir bandang yang terjadi di Desa rangel, Kecamatan Rangel, Kabupaten Tuban sedang melakukan pendataan dan peninjauan dampan banjir bandang ini, Sabtu (4/1/2025) sore kemarin.

Mengutip penuturan Sudarmaji kepada wartawan di Tuban banjir bandang merupakan luapan air hujan yang terjadi di dataran lebih tinggi.

Disebut dari dataran lebih tinggi seperti dari Desa Grabagan, Banyuabang, Ngrejeng dan Ngarum yang kemudian mengalir ke arah Desa Rangel.

Bahkan menurut pengamatannya dari tahun ke tahun air bah dan banjir yang terjadi di kawasan ini semakin besar.

Untuk itu pihak Pemerintah Kabupaten Tuban akan segera mengevaluasi bersama stakeholder akan duduk bersama untuk melakukan pencegahan.

BANJIR BANDANG LAINNYA DI TUBAN: Penyebab Banjir Bandang Tiga Desa di Tuban, yang Harus Diwaspadai

Seperti kita ketahui hujan lebat pada hari itu sejak pukul 15:00 WIB hingga malam hari, sementara banjir bandang merupakan banjir kiriman.

Menurut warga banjir bandang merupakan banjir kiriman dari wilayah Kecamatan Grabagan dan kecamatan Rangel yang turun dari hutan di di Dusun Jati Kecil, Desa Rangel.

Lantaran debit air yang tertalu tinggi menyebabkan air meluap kemana-mana termasuk Jalan Raya, jalan kecil hingga pemukiman penduduk, beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Menurut informasi hingga Minggu (5/1/2024) siang ini banjir bandang telah surut mengakibatkan 15 rumah warga rusak diterjang air bah yang datang mendadak itu.

Kerusakan paling parah terjadi di rumah Joko Suwarno yang roboh diterjang banjir bandang, seluruh perabotan rumah tangga dan barang elektronik rusak.

Banjir bandang juga menerjang gedung SMP Negeri 1 Rengel, pagar tembok roboh, ruang kelas untuk belajar juga terendam lumpur.

Pihak sekolah pun khawatir pada Senin (6/1/2025) besuk aktivitas belajar para siswa akan dilaksanakan kembali bisa terganggu masalah lumpur ini.

Kini seluruh masyarakat dan pemerintah melakukan pembersihan material di Jalan Raya Rangel, depan Pasar Rengel yang ketinggian lumpur mencapai 35 cm.

Kemudian juga dilakukan pembersihan Jalan Posos Desa juga terendam lumpur dengan kedalaman sekitar 20 cm.

Sejumlah warga juga sedang membersihkan gang-gang dan rumah mereka yang terendam lumpur yang terbawa dari banjir bandang yang terjadi. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *