News

Penumpang Kapal Laut di Banjarmasin Terus Berkurang

×

Penumpang Kapal Laut di Banjarmasin Terus Berkurang

Sebarkan artikel ini
Arus mudik lebaran di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. (ist)
Arus mudik lebaran di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2025 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, resmi ditutup pada Kamis (11/4/2025). Selama 22 hari beroperasi sejak 21 Maret 2025, posko mencatat jumlah penumpang mencapai 26.717 orang, mengalami penurunan sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Samsuddin, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran angkutan laut selama periode Lebaran. Ia mengatakan bahwa kerja sama lintas instansi dan petugas lapangan menjadi kunci sukses pelaksanaan angkutan laut tahun ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua unsur, baik dari pemerintah, BUMN, swasta, TNI/Polri, hingga para petugas posko yang telah bekerja siang dan malam selama 22 hari penuh,” ujar Samsuddin, kemarin.

Menurut data, puncak arus mudik terjadi pada 23 Maret 2025 dengan jumlah penumpang sebanyak 1.705 orang. Sementara itu, arus balik tertinggi tercatat pada 9 April 2025, dengan total 2.103 penumpang.

Samsuddin menambahkan, seluruh proses pelayanan berjalan tertib, aman, dan lancar berkat perencanaan yang matang dan dukungan sistem digital. Salah satu faktor yang mempermudah pelayanan adalah penggunaan tiket online yang dinilai efektif dalam mengurai antrean dan mengatur kapasitas penumpang.

“Kami juga mencatat beberapa poin evaluasi penting untuk tahun depan, antara lain peningkatan fasilitas terminal penumpang, digitalisasi informasi jadwal, serta penguatan sistem pengendalian arus saat puncak mudik dan balik,” tambahnya.

Selama masa angkutan Lebaran, empat kapal penumpang dioperasikan untuk melayani masyarakat. Kapal-kapal tersebut mampu mengangkut total 2.261 penumpang dan 701 kendaraan, guna mendukung kelancaran perjalanan pemudik dari dan ke Kalimantan Selatan.

Posko Angkutan Laut Lebaran berfungsi sebagai pusat koordinasi, monitoring, dan pelayanan informasi bagi para pemudik. Dalam operasionalnya, posko melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta operator pelayaran.

Penyelenggaraan angkutan laut tahun ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi laut ke depannya, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat saat momen-momen besar seperti Idulfitri. (Anang Fadhilah/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *