Pembenahan tata ruang itu, kata dia, salah satunya adalah dengan mengurangi pusat kantor pemerintahan di pusat kota.
“Tentu ini harus didialogkan dengan ‘stakeholder’ di Jakarta. Kenapa di Jakarta Utara? Karena aksesnya bagus, Ancol itu punya hak 200 hektare untuk membangun, ” kata eks Gubernur Jawa Barat itu
Sebagai informasi, DKI Jakarta berpotensi terkena tsunami dampak gempa dahsyat megathrust yang ada di Selat Sunda dan Jawa Barat.
Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengatakan gempa besar dari megathrust yang terjadi di lautan juga berpotensi memicu tsunami.
Meskipun Jakarta tidak langsung menghadap Samudra Hindia, gelombang tsunami yang sangat besar mungkin dapat mencapai pesisir utara Jakarta jika terdapat gelombang besar yang dihasilkan dari arah selatan.***
Editor Aam Permana S

