KITAINDONESIASATU.COM – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mendesak Inspektorat DKI Jakarta dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran rumah dinas (rumdin) Camat dan Lurah.
Hal tersebut diutarakan merespon banyaknya rumah dinas Camat dan Lurah yang terlihat seperti kebon kosong. Salah satunya rumah dinas Camat Ciracas yang terletak di Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur.
“Sebaiknya DPRD DKI meminta Inspektorat Daerah Jakarta dan Badan Pemeriksa Keuangan melakukan pemeriksaan terkait dengan penggunaan anggaran Rumah Dinas Camat dan Lurah yang setiap tahunnya ada dianggarkan,” ujar Fernando saat dihubungi, Jumat (22/11).
Akademi Universat 17 Agustus mengatakan, jangan sampai pemeliharaan rumah dinas yang telah dianggarkan setiap tahunnya disalahgunakan dalam pemanfaatannya.
“Sehingga jangan sampai ada pemanfaatan anggaran Provinsi Jakarta yang disalahgunakan atau penggunaan fiktif,” tandas Fernando.
Sementara itu, disisi lain, Ade (39), salah satu warga Cibubur mengatakan, rumah dinas tersebut sudah lama tak berpenghuni.
“Waduh saya kurang tahu mas, tapi tapi ada kayanya 10 tahun lebih gak ada penghuninya,” kata Ade di lokasi.
Bahkan, Ade pun tidak mengetahui bangunan yang mangkarak tersebut merupakan rumah dinas milik Camat Ciracas.
“Saya gak tau ini rumah dinas camat, cuma ada plangnya kalau rumah itu milik Pemprov DKI,” pungkas Ade.


