News

Penemuan Mayat dalam Freezer Gegerkan Warga Bekasi, Polisi Selidiki Kasus

×

Penemuan Mayat dalam Freezer Gegerkan Warga Bekasi, Polisi Selidiki Kasus

Sebarkan artikel ini
Penemuan Mayat dalam Freezer
Penemuan Mayat dalam Freezer

KITAINDONESIASATU.COMPeristiwa mengejutkan terjadi di sebuah kios usaha ayam geprek di kawasan Perumahan Mega Regency, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Seorang pemilik usaha menemukan jasad salah satu pekerjanya tersimpan di dalam freezer saat melakukan pengecekan tempat usahanya yang ditinggal mudik oleh karyawan menjelang Lebaran.

Korban diketahui merupakan pria berusia sekitar 45 tahun yang selama ini bekerja secara lepas di kios tersebut, sekaligus menjalankan tugas sebagai penjaga keamanan ruko di sekitar lokasi.

Penemuan jasad itu bermula ketika pemilik usaha datang untuk memastikan kondisi kios dalam keadaan aman.

Baca Juga  Viral, Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca di Bekasi, dari CCTV Terlihat Pelaku Kabur setelah Kepergok Pemilik

Saat mengintip ke dalam, ia melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam mesin pendingin, yang setelah dibuka ternyata berisi tubuh korban yang sudah terbungkus.

Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Setelah penemuan tersebut, pemilik kios segera melapor kepada warga sekitar dan pihak kepolisian.

Aparat dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Tim identifikasi dari Polda Metro Jaya juga turut diterjunkan guna mendalami kasus tersebut.

Dalam proses awal penyelidikan, diketahui sejumlah barang milik kios, termasuk dua sepeda motor operasional, dilaporkan hilang.

Baca Juga  Aspirasi Anak Bogor, Lawan Kekerasan Perjuangkan Pendidikan dan Udara Bersih

Namun, belum dapat dipastikan apakah kehilangan tersebut berkaitan langsung dengan kematian korban.

Selain itu, dua karyawan lain yang biasanya bekerja di tempat tersebut juga tidak dapat dihubungi sejak beberapa hari terakhir.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Pemilik usaha memilih menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian sambil menunggu hasil penyelidikan resmi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *