News

Penemuan Langka, Bayi Hiu Paus di Perairan NTB

×

Penemuan Langka, Bayi Hiu Paus di Perairan NTB

Sebarkan artikel ini
BAYI HIU
Bayi Hiu ditemukan di Teluk Saleh, NTB (Dok. Konservasi Indonesia)

Dalam kejadian langka tersebut, bayi hiu paus sempat berada di boks styrofoam berisi air laut, memungkinkan nelayan dan peneliti memperkirakan ukurannya secara akurat. Dengan dimensi boks sekitar 120 x 42 x 32 sentimeter, panjang tubuh bayi hiu paus diperkirakan mencapai 135–145 sentimeter.

Ukuran ini mengindikasikan usia yang sangat muda. Berdasarkan kurva pertumbuhan ilmiah, bayi hiu paus diketahui tumbuh dari sekitar 60 sentimeter menjadi hampir 140 sentimeter dalam waktu 120 hari. Artinya, individu yang ditemukan di Teluk Saleh diperkirakan berusia sekitar empat bulan.

“Secara ilmiah, ini adalah sinyal yang sangat kuat bahwa Teluk Saleh kemungkinan besar berfungsi sebagai area melahirkan dan pengasuhan anakan hiu paus,” ujar Mochamad Iqbal Herwata Putra, Focal Species Conservation Senior Manager Konservasi Indonesia.

Jika nantinya terbukti secara penuh, Teluk Saleh berpotensi menjadi lokasi pertama di dunia yang teridentifikasi secara pasti sebagai pupping ground hiu paus.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa secara ilmiah Teluk Saleh masih berstatus “strong potential pupping ground”, belum sepenuhnya terkonfirmasi. Bukti tambahan masih diperlukan, mulai dari kemunculan bayi secara reguler, keberadaan induk betina hamil, hingga bukti biologis bahwa bayi tersebut benar-benar lahir di perairan Teluk Saleh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *