Berita UtamaNews

Penduduk Bertambah, Kota Bogor Dikepung 780 Ton Sampah Tiap Hari

×

Penduduk Bertambah, Kota Bogor Dikepung 780 Ton Sampah Tiap Hari

Sebarkan artikel ini
Petugas DLH kota Bogor sedang mengangkut tumpukan sampah di pasar merdeka (Nicho)
Petugas DLH kota Bogor sedang mengangkut tumpukan sampah di pasar merdeka (Nicho)

Dalam upaya pengurangan volume sampah, DLH Kota Bogor saat ini tengah mengembangkan teknologi pemanfaatan sampah plastik. Deden menjelaskan bahwa pihaknya berusaha mengolah sampah plastik, termasuk plastik kresek, menjadi RDF (Refuse Derived Fuel), yakni bahan bakar alternatif dari sampah.

“Harapan kami, ini bisa mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir),” tambahnya.

Sampah Kota Bogor selama ini dibuang ke TPA Galuga, yang terletak di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Namun, menurut Deden, permasalahan lain yang perlu segera diatasi adalah peremajaan armada pengangkut sampah. 

“Armada yang ada saat ini sudah cukup tua dan membutuhkan peremajaan agar operasionalnya lebih optimal dari sebelumnya,” paparnya.

DLH Kota Bogor berharap agar pemerintah kota memberikan dukungan penuh dalam menghadapi tantangan ini. Deden menegaskan, “Pengelolaan sampah yang efektif tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada infrastruktur yang memadai dan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat.”

Dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, Deden menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan Kota Bogor tetap bersih dan nyaman ditinggali. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *