KITAINDONESIASATU.COM – Proses pencarian 5 korban bencana banjir bandang di Desa Nanga Wera, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, dihentiksn sementara pada Selasa, 4 Februari 2025, akibat cuaca buruk.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator Lapangan SAR Bima, Kurais, yang menjelaskan bahwa pencarian di sepanjang sungai dihentikan sementara pada pukul 14.20 WITA.
“Cuaca hujan mengharuskan kami untuk menghentikan pencarian di sekitar sungai untuk mengantisipasi adanya banjir susulan,” ujar Kurais.
Proses pencarian terhadap lima korban yang masih hilang tersebut sudah dilakukan sejak pagi, namun hingga siang hari, pencarian belum membuahkan hasil.
“Jika cuaca membaik, pencarian akan dilanjutkan,” tambahnya.
Seperti diberitakan, pada hari pertama pencarian, tim SAR berhasil menemukan salah satu korban banjir bandang, Asyah (5), yang langsung dikebumikan pada hari Senin, 3 Februari 2025.
Sebelumnya, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti memimpin apel kesiapan personil pencarian di lokasi bencana, yang diikuti oleh 200 personil gabungan, terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, Tagana Kabupaten Bima, dan Tagana Dinsos Kota Bima.
Bupati Bima menegaskan bahwa prioritas utama penanganan bencana adalah pencarian korban yang masih hilang.
Beliau juga mengimbau agar masyarakat yang tidak terdampak memberikan dukungan moril dan material kepada para korban.

