Usaha keras tim membuahkan hasil. Pukul 10.54 WIB, korban berhasil ditemukan sekitar 85 meter dari lokasi kejadian awal. Sayangnya, Fajar sudah dalam kondisi meninggal dunia saat dievakuasi dalam pencarian korban hanyut arus sungai Padang Timur Mei 2026.
Proses evakuasi kemudian dilanjutkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk prosedur lebih lanjut. Setelah debriefing dengan seluruh unsur terlibat, operasi SAR korban tenggelam Padang resmi ditutup.
Selama pelaksanaan, tidak ditemukan kendala berarti. Cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan angin relatif tenang, mendukung operasi SAR Sungai Banda Kali Jati.
Pentingnya kewaspadaan
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Arus Sungai Banda Kali Jati bisa berubah cepat, terutama saat cuaca tidak menentu dalam konteks pencarian korban hanyut arus sungai Padang Timur Mei 2026.
Pakar keselamatan perairan menekankan, masyarakat yang bekerja di sekitar sungai sebaiknya menggunakan alat pengaman pribadi seperti pelampung. Korban tenggelam Padang ini bisa jadi pelajaran berharga bagi warga sekitar.
Keluarga besar Fajar turut berduka cita. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah SAR Sungai Banda Kali Jati.

