News

Pemuda Magelang Habisi Nyawa dan Rudapaksa Santriwati di Kendal

×

Pemuda Magelang Habisi Nyawa dan Rudapaksa Santriwati di Kendal

Sebarkan artikel ini
tersangka
Naufal, (21) pemuda asal Magelang ditangkap polisi sebagai tersangka pembunuh Siti Nurhalisa, (19) santriwati di Kendal, Jawa Tengah.

KITAINDONESIASATU. COM – Kasus pembunuhan dan dugaan rudapaksa seorang santriwati benama Situ Nurhalisa (19) yang ditemukan mengenaskan di dekan kandang kambing di Kendal, Jawa Tengah akhirnya terungkap.

Polres Kendal, Jawa Tengah, Senin, 28 Oktober 2024, menggelar perkara terkait penangkapan tersangka pembunuh santriwati bernama Siti Nurhalisa yang terjadi di Kendal, 17 Oktober 2024.

Diketahui dugaan kuat dilakukan oleh seorang pemuda yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangkanya yakni seorang pria muda asal Magelang, Jawa Tengah.

Diketahui pria itu bernama Naufal (21), keduanya ternyata baru saling kenal, kemudian pelaku tega membunuh korban di pertemuan pertama mereka.

“Antara pelaku dan korban ini saling kenal melalui aplikasi pertemanan kencan OMI. Jadi kenalannya melalui aplikasi,” kata Wakapolres Kendal, Kompol Indra Jaya Syafputra, di Mapolres Kendal Jalan Soekarno Hatta, Senin (28/10/2024).

Mereka baru berkenalan selama 4 hari, usai berkenalan, Naufal mengajak Siti untuk berkencan untuk pertemuan di sebuah tempat.

“Di hari keempatnya itu mereka berdua bertemu. Mereka melakukan janjian dan bertemu langsung kencan dengan korban,” jelasnya.

Tersangka mengajak korban jalan-jalan dari Kendal Kota terus mampir ke tempat kostnya, teman prianya itu.

Tersangka mengajak korban pergi lagi untuk membeli sepatu di Boja, kata wakapolres lagi

Dalam perjalanan, korban meminta untuk diantar pulang, namun tersangka tetap meneruskan perjalanan.

“Di perjalanan, korban meminta pulang untuk diantar ke Ponpes namun tersangka nekat meneruskan perjalanan,” sambungnya.

Sampai di desa Darupono, kecamatan Kaliwungu Selatan, tersangka membawa ke kebun di area cagar alam hutan Darupono untuk mengajak korban melakukan perbuatan tak senonoh.

Merespon ajalan itu, korban l menampar dua kali dan mencakar wajah tersangka.

“Saat sampai di Desa Darupono, tersangka membawa korban ke kebun di area cagar alam hutan Darupono untuk merudapaksa korban. Korban berontak lalu menampar dua kali dan mencakar wajah tersangka,” paparnya.

Tersangka emosi dan mencekik leher korban hingga tak berdaya.

Tak berhenti sampai disitu, Naufal menggorok leher korban dua kali menggunalan sebilah pisau yang sudah dibawa.

Jenazah santriwati Siti warga Brangsong, Kendal itu ditemukan warga tergeletak di kebun desa Darupono kecamatan Kaliwungu Selatan, Kamis, 17 Oktober 2024.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka robek di bagian leher sebelah kiri dan posisi setengah telanjang. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *