KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pemuda warga Desa Brangkal, Bandarkedungmulyo, Jombang, Bagus Satrio Budi Utomo (20) harus kehilangan nyawanya tjatuh ke jurang di Dusun Badut, Desa Jugo, Mojo, Kabupaten Kediri sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (1/1/2024).
Diketahui korban terjatuh saat berteduh di sebuah warung tua di kawasan itu saat ia berwisata ke komplek Air Terjun Besuki-Dolo untuk merayakan tahun baru 2025.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan peristiwa ini terjadi kertika Bagus yang berangkat berwisata ke lereng Gunung Wilis berteduh saat terjadi hujan deras.
Bagus yang datang mengendarai sepeda motornya kemudian behenti depan sebuah warung kosong di tepi jalan kawasa Desa Jugo, Kecamatan Mojo.
Dia berteduh di sebuah warung kosong kecil yang sudah tua bersama sejumlah pengunjung lainnya yang sudah berteduh lebih dahulu.
Di dalam warung terdapat sekitar 8 orang yang semuanya berteduh untuk menghindari terpaan hujan yang mendadak terjadi saat itu.
Menurut informasi dari anggota Bhabinkamtibmas Desa Jugo, Aipda Modasir mengatakan bagunan yang tempat berteduh wisatawan itu kondisinya dipastikan sudah lapuk.
Dari keterangan para saksi saat itu korban sedang bersandar di salah satu tiang paling ujung di sebguah waruh itu, tiba warung ambruk.
Tiga Remaja Asal Kepung Kediri Terseret Ombak Pantai Parangtritis
Diduga tidak mampu menahan beban berat di samping kondisi kayu yang sudah lapuk, Bagus pun kemudian terjatuh bawah yang cukup dalam.
Bagus terjatuh ke dalam juarang dakan posisi dada kanannya tertusuk salah satu tiang kayu, hingga tak sadarkan diri.
Menyaksikan Bagus terperosok ke dalam juarang sejumlah pengunjung lainnya segera memberikan pertolongan kepada korban.
Pemuda dari Nganjuk, Madura dan Tuban langsung turun dasar jurang kemudian membawa tubuh Bagus yang sudah tak sadarkan diri itu naik ke atas.
Mereka kemudian menghentikan salah satu mobil yang melintas untuk memba korban ke RS Lirboyo, namun sayang setelah tiba di RS Lirboyo korban dinyatakan meninggal dunia.
Korban di evakuasi ke RS Modasir kemudian menghubungi pihak keluarga, sekitar pukul 14:00 WIB keluarga korban langsung tiba di rumah sakit, kemudian jenazah korban di bawa pulang ke Jombang sekitar pukul 16:30 WIB.
Peristiwa ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban dan para wisatawan yang sedang berteduh di kawasa Mojo Kediri yang menjadi korban pertama dalam tahun 2025 ini.
Sebelumnya korban berpamitan ke kakaknya yang mengatakan akan bewisata ke Gunung Gelud atau Bromo, namun rupanya Bagus memutuskan berwisata ke Besuki Dolo hingga meninggal di kawasan ini.
Sementara Kasatreskrim Polres Kediri AKP M Fathur Rozikin mengungkapkan peristiwa itu murni musibah, ambruknya bangunan diakui karena kondisinya sudah lapuk dimakan usia.
Tiang penyangka tidak mampu menahan beban 9 pengunjung lainnya yang berteduh di tempat itu hingga warung roboh, sementara Bagus yang bernasib siap yang berada di ujung warung ini akhirnya meninggal dunia.
“Dalam peristiwa itu, tidak ada unsur kesengajaan, sehingga ini benar-benar murni musibah,” ungkap perwira asal Jombang ini. **


