KITAINDONESIASATU.COM – Pemprov Jawa Timur melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Jumat (5/12/2025) hingga Sabtu (6/12/2025) untuk mengurangi potensi bencana hidrometeorologi.
“Penerbangan dilakukan untuk mengurangi potensi bencana hidrometeorologi akibat hujan intensitas tinggi yang diperkirakan dapat memicu banjir di beberapa wilayah, ujar Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam rilisnya yang disampaikan kepada publik.
Operasi modifikasi cuaca ini didasari atas kewaspadaan cuaca extrem di Jawa Timur dari Badan Meteorologo Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi.
Disebutkan pada perode 30 November 2025 hingga 9 Desember 2025 wilayah Jatim akan diguyur hujan sedang hingga lebat yang bisa memicu terjadinya banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es.
Cuaca ekstrem pada periode 30 November – 9 Desember 2025, antara lain akan terjadi di wilayah jawa timur sebagai berikut:
Kabupaten Bangkalan
Kabupaten Banyuwangi
Kota Batu
Kabupaten Kota Blitar
Bojonegoro
Bondowoso
Gresik
Jember
Jombang
Kabupaten dan Kota Kediri
Lamongan
Lumajang
Magetan
Kabupaten dan Kota Malang
Kabupaten dan Kota Mojokerto
Ngawi
Pamekasan
Kabupaten Kota Pasuruan
Probolinggo
Sampang
Sidoarjo
Situbondo
Sumenep
Surabaya
Tuban.
Sehubungan dengan itu sebagai tindak lanjut dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Provinsi Jawa Timur dimulai pada tanggal 05 Desember 2025, dengan tujuan penyemaian awan di wilayah Jawa Timur.
Operasi modifikasi cuaca hari ini, Jum’at (5/12/2025) Sortie 1 penyemainan dilakukan di wilayah Selatan Jawa Timur.
Hari ini telah dilaksanakan sebanyak 1 Sortie dengan menggunakan bahan semai CaO sebanyak 1.000 kg.
Kemudian hari Sabtu, 06 Desember 2025 akan dilanjutkan kembali kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca, wilayah yang telah di semai wilayah Selatan Jawa Timur
Berbagai upaya Pemprov Jatim melalui BPBD Provinsi Jatim berkoordinasi dengan BMKG Juanda terkait potensi pertumbuhan awan di Jawa Timur, sementara BMKG Juanda menganalisis pertumbuhan awan yang bisa terjadi di Jawa Timur.
Penyemaian awan dilakukan untuk mengurangi potensi hujan yang terjadi di wilayah Jawa Timur, dengan metode OMC menggunakan Pesawat Cessna C208/PK-SNM.
“Mengingat sampai tanggal 9 Desember info BMKG hujan relatif merata di Jawa Timur, baik ringan, sedang sampai lebat diikuti angin sedang sampai kecang dan berpotensi longsor di beberapa tempat, mohon semua masyarakat saling waspada dan saling menjaga diri, keluarga dan masyarakat sekitar.” **



