News

Pemkot Bogor Sentuh Lansia Rentan

×

Pemkot Bogor Sentuh Lansia Rentan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260125 WA0012 scaled
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin berdialog dengan lansia penerima bantuan sembako di Kelurahan (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Sebanyak 25 lansia rentan di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, menerima bantuan paket sembako sebagai upaya pemerintah daerah menjawab persoalan kerentanan sosial dan ekonomi kelompok usia lanjut.

Bantuan tersebut merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang menyasar lansia berusia di atas 60 tahun dari seluruh RW di Kelurahan Mulyaharja.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan bantuan tersebut diberikan secara terbatas namun merata agar dapat menjangkau lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

Baca Juga  Cerita di Balik 33 Ribu Rumah RTLH, Kini Pemkot Bogor Fokus Kualitas Bukan Kuantitas

“Ini program dari Pemkot di bawah DPPKB berupa pemberian natura. Spesifikasinya bantuan kepada lanjut usia. Memang tidak banyak, 25 paket, tapi sasarannya mencakup semua RW dan rata-rata berusia di atas 60 tahun,” kata Jenal Mutaqin, dalam keterangan tertulis, Minggu 25 Januari 2026.

Menurut Jenal, perhatian kepada lansia tidak cukup hanya dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga dukungan emosional dari keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia juga mendorong perubahan cara pandang terhadap lansia.

Jenal Mutaqin berharap stigma bahwa lansia sebagai beban dapat dihilangkan. Sebaliknya, mereka perlu diberi pendekatan, motivasi, serta dukungan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Benarkah Isi BBM Siang Hari Lebih Sedikit? Dosen IPB Ungkap Fakta Ilmiahnya

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Bina Keluarga Lansia (BKL) yang bertujuan memperkuat peran dan ketahanan kelompok usia lanjut.

“Lansia tetap memiliki peran, minimal melalui doa dan semangat kepada keluarganya,” ungkap Marse.

Lurah Mulyaharja, Moeslim Yuliantono, menambahkan bahwa penerima bantuan berasal dari 11 RW, dengan masing-masing RW mengusulkan dua lansia tidak mampu.

“Ada yang tinggal sendiri dan kondisi ekonominya lemah. Bantuan ini cukup meringankan. Kami juga menemukan tiga lansia dengan kepesertaan BPJS yang tidak aktif. Ketiganya akan diusulkan masuk program Universal Health Coverage (UHC) melalui koordinasi dengan Puskesmas,” tutup Moeslim. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *