News

Pemkot Bogor Bidik Jalur Keluar BORR Lewat OCBD, Off Ramp Tunggu Lampu Hijau Kementerian PU

×

Pemkot Bogor Bidik Jalur Keluar BORR Lewat OCBD, Off Ramp Tunggu Lampu Hijau Kementerian PU

Sebarkan artikel ini
Jalur Keluar BORR Lewat OCBD
(Ilustrasi) Off ramp ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif untuk memecah kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi. (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendorong percepatan realisasi jalur keluar tol (off ramp) Bogor Outer Ring Road (BORR) via kawasan Olympic City Business District (OCBD), sebagai solusi pengurai kemacetan lalu lintas di wilayah utara kota. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada keputusan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Isu tersebut menjadi bahasan utama dalam rapat tindak lanjut surat permohonan pengembangan Jalan Frontage R2 (sisi utara), dari Jalan KS Tubun hingga Jalan Kaum Sari, melalui akses masuk Tol BORR On Ramp Kedung Halang. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, pada Rabu 11 Juni 2025 kemarin.

Rapat tersebut juga dihadiri perwakilan dari PT Olympic Bangun Persada (OBP), PT Marga Sarana Jabar (MSJ), serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Bogor.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pengembangan off ramp atau jalur keluar BORR via OCBD, yang akan melengkapi on ramp yang telah diresmikan pada pertengahan Maret lalu.

Jenal menegaskan bahwa rencana ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot dalam mewujudkan kelancaran sistem transportasi di Kota Bogor.

“Pemerintah Kota Bogor ingin menjaga komitmen kebijakan untuk kelancaran transportasi dan pengendalian volume lalu lintas. Untuk off ramp ini, kita masih menunggu jawaban dari Kementerian PU,” kata Jenal Mutaqin.

Menurutnya, PT OBP dan PT MSJ hanya bertindak sebagai operator yang pelaksanaannya sangat bergantung pada keputusan pemerintah pusat. Oleh karena itu, koordinasi lintas lembaga mutlak dibutuhkan.

“Kalau ada kelengkapan administrasi yang belum dilengkapi, maka semua pihak harus berkolaborasi. Pemkot Bogor, tentu saja, akan terus siap membantu,” lanjut Jenal.

Lebih lanjut, Jenal menjelaskan bahwa rencana pembangunan off ramp tersebut sejalan dengan arah kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor 2011–2031. Dalam dokumen tersebut disebutkan pentingnya pengembangan jaringan jalan untuk meningkatkan keandalan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *