KITAINDONESIASATU.COM – Kota Bogor tengah memasuki masa transisi kepemimpinan setelah hasil Pilkada Serentak 2024 yang menetapkan pasangan Dedie Rachim dan Jenal Muttaqin sebagai kepala daerah terpilih untuk periode 2025-2030.
Sebagai bagian dari persiapan transisi, Pemerintah Kota Bogor menggelar rapat koordinasi dengan kepala daerah terpilih pada Rabu, 15 Januari 2024, di Balai Kota Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Walikota Bogor, Heri Antasari, mengungkapkan bahwa proses transisi telah dimulai dengan pertemuan formal dan informal antara pihaknya dengan kepala daerah terpilih.
“Pembicaraan telah berjalan produktif, membahas berbagai permasalahan yang terjadi selama masa transisi. Kami berharap langkah-langkah ini akan mempermudah kepala daerah terpilih untuk segera melaksanakan program-programnya demi kepentingan rakyat,” ujarnya dikutip Kamis 16 Januari 2025.
Dedie A. Rachim, Walikota Bogor terpilih, menyampaikan bahwa setelah penetapan KPU, komunikasi dengan pemerintahan transisi berjalan lancar.
“Kami sudah memiliki gambaran mengenai program-program yang akan dijalankan dalam pemerintahan periode 2025-2030. Salah satu prioritas awal adalah memastikan penerimaan peserta didik baru (PPDB) berjalan lancar tanpa ada kendala terkait zonasi,” jelasnya.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas berbagai tantangan yang muncul selama masa transisi, yang akan menjadi fokus pembahasan lebih lanjut untuk mencari solusi terbaik bagi pemerintahan yang akan datang.

