“Kami ingin alat ini tidak hanya untuk Pasar Cibatu, tapi bisa berkembang hingga tingkat desa dan RW se-Kecamatan Cibatu,” ujar Rusli.
Semangat kolaboratif antara pemuda, pemerintah, dan swasta ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menghadirkan solusi konkret terhadap persoalan sampah.***

