News

Pemkab Bogor Uji Pangan Segar dan Kemasan Secara Langsung

×

Pemkab Bogor Uji Pangan Segar dan Kemasan Secara Langsung

Sebarkan artikel ini
file 1770815707202 IMG 6835
Petugas Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor bersama BPOM Bogor melakukan rapid test bahan pangan segar dan olahan kemasan dalam kegiatan Gebyar Pasar Pangan Aman Tahun 2026 di salah satu pasar rakyat. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Peredaran pangan berisiko di pasar rakyat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bogor. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemerintah Kabupaten Bogor menggulirkan program Gebyar Pasar Pangan Aman Tahun 2026 sebagai langkah konkret untuk memastikan bahan pangan yang beredar, baik segar maupun olahan, aman dikonsumsi dan memenuhi standar kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor ini dilaksanakan bekerja sama dengan BPOM Bogor, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Program tersebut digelar selama tiga hari di tiga pasar rakyat utama, yakni Rabu, 11 Februari 2026 di Pasar Cariu, Kamis, 12 Februari 2026 di Pasar Cisarua, dan Jumat, 13 Februari 2026 di Pasar Citeureup Satu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Menurutnya, setiap komoditas pangan yang beredar perlu melalui pengawasan dan pengujian yang ketat serta transparan.

“Kami ingin memastikan setiap bahan pangan yang dibeli masyarakat telah melalui uji klinis yang ketat dan transparan,” ujar Teuku Mulya.

Dalam Gebyar Pasar Pangan Aman Tahun 2026, sejumlah kegiatan pengawasan dan pelayanan publik dilakukan secara langsung di lokasi pasar. Di antaranya pengecekan rapid test pangan olahan kemasan serta pengujian produk secara langsung oleh tim BPOM Bogor terhadap berbagai produk dalam kemasan.

Baca Juga  TERBARU! 15 Akun FF Sultan Gratis Hari Ini Jumat 28 Maret 2025, Login dan Mainkan Sekarang Juga

Selain itu, dilakukan pula rapid test bahan pangan segar berupa pengawasan kualitas bahan mentah seperti sayuran dan daging oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis bagi pengunjung dan pedagang pasar melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Upaya perlindungan konsumen juga diperkuat melalui monitoring operasional pasar serta sidang tera ulang, yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor untuk memastikan keakuratan timbangan dan kelayakan sarana prasarana pasar.

Teuku Mulya menambahkan, sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pasar yang bersih, sehat, dan jujur, sehingga masyarakat merasa aman saat berbelanja kebutuhan pangan sehari-hari.

Baca Juga  Isu Sampah Menggawatkan, KLH Ingin DPRD Jadi Ujung Tombak Perubahan

“Kami ingin memastikan warga Bogor merasa aman saat berbelanja. Tidak hanya pangan yang sehat, tetapi juga timbangan yang akurat dan fasilitas pasar yang memadai,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini, khususnya layanan cek kesehatan gratis serta edukasi mengenai ciri-ciri pangan yang mengandung zat berbahaya, sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kesehatan dan keselamatan konsumen. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *