News

Pemkab Bogor Serius Tata Kawasan Pasar Cisarua, Semua Instansi Turun Tangan

×

Pemkab Bogor Serius Tata Kawasan Pasar Cisarua, Semua Instansi Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Tata Kawasan Pasar Cisarua
DPUPR bertanggung jawab atas normalisasi saluran, DPKPP memperindah kawasan melalui pembangunan taman, dan DLH mengambil peran dalam penataan dan pembersihan sampah secara berkala. (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM– Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperbaiki wajah kawasan Puncak kembali ditunjukkan lewat penataan besar-besaran di sekitar Pasar Cisarua. Upaya ini menjadi langkah strategis lintas instansi yang dilakukan secara sinergis untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman, baik bagi masyarakat setempat maupun para wisatawan yang berkunjung ke kawasan andalan wisata tersebut.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah yang bergerak cepat dan solid dalam proses penataan tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarinstansi mampu mengembalikan fungsi ruang publik sebagaimana mestinya.

“Terima kasih kepada jajaran DPUPR, DPKPP, Satpol PP, DLH, serta jajaran pemerintah Kecamatan Cisarua yang terus bergerak sesuai tugas dan fungsinya,” ungkap Bupati Bogor, Rabu, 30 Juli 2025.

Rudy menegaskan bahwa kerja nyata tersebut mencakup penertiban bangunan liar, pedagang kaki lima (PKL), normalisasi drainase, hingga pembuatan taman dan pembersihan sampah di kawasan eks lokasi PKL.

“Tidak ada yang berjalan sendiri, semua instansi bergerak bersama, seirama dalam satu semangat membangun Kabupaten Bogor yang tertata. Mari kita bersama wujudkan Kabupaten Bogor sebagai rumah kita yang lebih bersih, rapi, aman, nyaman dan ramah lingkungan untuk semua,” imbuhnya.

Baca Juga  Jasinga Punya Pendopo Baru! Bupati Bogor Tinjau Progres, Siap Jadi Pusat Budaya Sunda

Sementara itu, Plt Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan bahwa normalisasi saluran air dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Satpol PP dan Kecamatan Cisarua. Hal ini untuk mengantisipasi banjir, terutama saat musim hujan.

Penataan dan pembuatan taman juga akan dilakukan di area eks penertiban PKL, sebagai ruang terbuka hijau agar tidak kembali disalahgunakan untuk aktivitas berdagang.

“Selain fokus pada normalisasi saluran air untuk menghindari genangan dan banjir, penataan lanjutan pasca pembongkaran bangunan juga menjadi prioritas,” ungkap Eko. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *