News

Pembangunan JPO Tidur, Warga Bogor Cemas mau Nyebrang, Iklan Videotron Malah Enak-enakan Berjalan

×

Pembangunan JPO Tidur, Warga Bogor Cemas mau Nyebrang, Iklan Videotron Malah Enak-enakan Berjalan

Sebarkan artikel ini
jpo
Kondisi JPO Pajajaran, depan Masjid Raya Bogor (KIS/NICKO)

KITAINDONESIASATU.COM – Meskipun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Warung Jambu sudah rampung dan dapat digunakan oleh masyarakat, proyek JPO di depan Masjid Raya, Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, hingga kini belum bisa dioperasikan.

Pembangunan yang dimulai sejak 2023 ini masih dalam tahap penyelesaian, terutama pada bagian atap yang belum dipasang.

Pantauan kitaindonesiasatu.com pada Kamis, 24 Oktober 2024, pukul 12.21 WIB, JPO tersebut terlihat ditutup pada bagian pintu masuk dan keluar. Tidak ada tanda-tanda aktivitas pekerja atau proses pembangunan yang sedang berlangsung. Namun, videotron yang terpasang di JPO ini sudah berfungsi sebagai media penyiaran iklan.

Baca Juga  Raksa Jagaditha Bergema di Tengah Sejuknya Malam Bogor, Hujan Reda, Pawai Dimulai

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa target penyelesaian fisik JPO di depan Masjid Raya ini akan berlangsung hingga April 2025.

“Kami menargetkan penyelesaian JPO ini pada April 2025. Untuk yang di Warung Jambu, sudah bisa digunakan sejak beberapa waktu lalu,” ungkap Marse saat diwawancarai kitaindonesiasatu.com di Bogor, Kamis, 23 Oktober 2024.

Ia juga menambahkan bahwa JPO di Warung Jambu sudah sepenuhnya beroperasi. “Untuk pekerjaan fisik dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) lainnya, kami harapkan selesai paling lambat Januari 2025,” tambahnya.

Baca Juga  Lokasi Layanan SIM Keliling Bogor

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) Dishub Kota Bogor, Bayu Herlambang, mengonfirmasi bahwa pihaknya terus mendorong percepatan penyelesaian JPO di depan Masjid Raya. “Memang atapnya masih belum terpasang. Kami sudah bersurat kepada pihak terkait agar percepatan dilakukan. Kami berharap JPO ini bisa segera digunakan dalam waktu dekat,” jelas Bayu.

Di sisi lain, penundaan pengoperasian JPO ini menimbulkan keluhan dari warga. Yanti, salah satu warga Bogor, menyatakan kekecewaannya terhadap lambannya penyelesaian jembatan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *