News

Pemasangan Chattra Candi Borobudur Ditunda Karena Masalah ini

×

Pemasangan Chattra Candi Borobudur Ditunda Karena Masalah ini

Sebarkan artikel ini
borobudur
Penampakan Candi Borobudur dan foto inset: Chattra yang ditunda pemasangannya. foto: kemenag

KITAINDONESIASATU.COM – Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK Warsito mengapresiasi keputusan penundaan pemasangan Chattra pada Stupa Induk Candi Borobudur.

Alasan penundaan terkait hasil kajian teknis dan Detail Engineering Design (DED) yang disusun oleh tim ahli BRIN.

BRIN meminta perlu dilakukan sturdi lebih mendalam terkait otentisitas chattra yang akan dipasang di pucak stupa induk Candi Borobudur.

Kondisi material saat ini belum memungkinkan pemasangan chattra karena kondisi batu yang antara lain tidak utuh.

Material chattra ada yang tidak utuh atau terbagi banyak bagian batu dan batu bahan material tidak memiliki kait antar batu.

Maka, memerlukan tahapan yang harus dikoordinasikan sesuai ketentuan yang berlaku

Atas dasar hal tersebut, Warsito akan melaksanakan koordinasi lanjutan dengan kementerian/lembaga terkait untuk membahas upaya pelestarian Candi Borobudur.

Sebagai warisan dunia oleh UNESCO dengan tetap membuka ruang bagi masyarakat menjadikan Borobudur sebagai lokasi wisata spiritual.

Warsito mewakili Menko PMK dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait pelestarian Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia melalui daring, pada Rabu (11/9/2024).

Deputi Warsito menyampaikan bahwa pelestarian Candi Borobudur menjadi kepentingan universal dan perlu dilengkapi kajian teknis yang lengkap.

Keputusan penundaan pemasangan Chattra pada Stupa Induk Candi Borobudur membuka upaya koordinasi lebih lanjut.

Kementerian/Lembaga mengikuti amanat Undang Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

“Kami menyetujui langkah penundaan pemasangan Chattra Borobudur, hal ini membuka peluang bagi kami untuk meningkatkan koordinasi dengan intansi terkait untuk membahas lebih dalam mengenai upaya pelestarian Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia ,” jelasnya.

Pada rapat koordinasi tersebut juga dibahas terkait rencana kunjungan kerja Presiden RI ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur dan penuntasan RPerpres Tata Kelola Kompleks Candi Borobudur.

Terkait dengan agenda tersebut, Deputi Warsito juga mendukung rencana kunjungan kerja Presiden RI dan mendorong percepatan penandatanganan RPerpres Tata Kelola Kompleks Candi Borobudur yang saat ini tengah diajukan kepada Presiden RI melalui Kemensetneg. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *