News

Pelatih Bela Diri di Jawa Timur Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Atlet Nasional

×

Pelatih Bela Diri di Jawa Timur Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Atlet Nasional

Sebarkan artikel ini
Seni bela diri tradisional Kuntau
Peserta seni bela diri Kuntau binaan Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan mempergakan gerakan silat.

KITAINDONESIASATU.COMKasus dugaan kekerasan seksual kembali mencuat di dunia olahraga bela diri.

Seorang pelatih bela diri berinisial WPC yang berasal dari Jawa Timur ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga melakukan pelecehan terhadap seorang atlet perempuan tingkat nasional.

Penetapan tersangka dilakukan oleh Direktorat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jawa Timur.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan hubungan antara pelatih dan atlet yang seharusnya dibangun atas dasar profesionalitas dan kepercayaan.

Diduga Terjadi di Beberapa Daerah

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan tindak kekerasan seksual tersebut disebut terjadi sejak tahun 2023.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Jakarta 9 Januari 2025, Potensi Hujan Petir dan Hujan Ringan Sepanjang Hari

Peristiwa itu diduga berlangsung di beberapa lokasi berbeda, termasuk di wilayah Jombang, Ngawi, dan Bali.

Penyidik menyebutkan bahwa tersangka diduga memanfaatkan kedekatan serta relasi kuasa yang dimilikinya sebagai pelatih untuk melakukan tindakan tidak pantas kepada korban.

Korban sendiri diketahui merupakan atlet bela diri berusia 24 tahun yang telah berprestasi hingga tingkat nasional.

Terungkap Setelah Korban Alami Tekanan Psikologis

Kasus ini mulai terungkap setelah korban mengalami gangguan psikologis yang berdampak pada konsentrasi saat bertanding.

Kondisi tersebut akhirnya membuat korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada pihak internal sebelum melapor ke kepolisian.

Baca Juga  Kabupaten Jember Ternyata Pernah Dijajah Kerajaan Belgia

Dalam proses penyidikan, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *