News

Pangeran Harry dan Meghan Dihadapkan pada Masalah Kewarganegaraan setelah Membeli Rumah di Portugal

×

Pangeran Harry dan Meghan Dihadapkan pada Masalah Kewarganegaraan setelah Membeli Rumah di Portugal

Sebarkan artikel ini
FotoJet 1 23
Duke dan Duchess of Sussex

KITAINDONESIASATU.COM – Pangeran Harry dan Meghan Markle menghadapi tantangan baru setelah muncul kabar bahwa mereka membeli rumah di Portugal.

Duke dan Duchess of Sussex dilaporkan telah membeli salah satu dari 300 properti yang sedang dibangun di CostaTerra Golf and Ocean Club, kawasan mewah seluas 722 hektar sekitar 130 km selatan Lisbon, dengan harga lebih dari $4,7 juta.

Namun, setelah menyelesaikan kesepakatan tersebut, mereka kini dihadapkan pada tantangan untuk mendapatkan kewarganegaraan Uni Eropa. Kewarganegaraan ini akan memberi mereka kebebasan bepergian di zona Schengen, yang mencakup 29 negara. Namun, sejak Inggris keluar dari Uni Eropa setelah Brexit, Harry dan Meghan harus mengajukan kewarganegaraan Portugis, yang mengharuskan mereka mengikuti tes bahasa.

Proses aplikasi melalui “Visa Emas” Portugal mengharuskan para pelamar membuktikan kemampuan mereka dalam berbahasa Portugis sehari-hari, seperti yang dijelaskan oleh Global Citizen Solutions.

Meskipun Meghan fasih berbahasa Spanyol dan Prancis, Harry mengaku bahwa ia tidak memiliki keahlian dalam bahasa kedua.

Pasangan Sussex memiliki beberapa opsi untuk mendapatkan kewarganegaraan Portugis, termasuk tinggal di negara tersebut selama lima tahun, memiliki garis keturunan Portugis, atau berinvestasi sebesar $540.000 di sektor investasi, penelitian, atau bisnis lokal.
Setelah mendapatkan visa, mereka dapat bepergian bebas di seluruh Eropa.

Alasan di balik keputusan mereka membeli rumah di Portugal belum jelas, namun seorang pengusaha setempat menyebutkan bahwa privasi yang ditawarkan kawasan tersebut mungkin menjadi faktor utama.

Privasi memang menjadi perhatian utama bagi Harry dan Meghan sejak mereka meninggalkan kehidupan kerajaan pada tahun 2020.

Pasangan ini dilaporkan membagi waktu antara London dan Portugal bersama kedua putra mereka, August (3 tahun) dan Ernest (16 bulan). Portugal dianggap sebagai salah satu negara paling aman di Eropa dengan pantai yang indah dan cuaca cerah, yang akan memudahkan transisi mereka dari California.- ***

Sumber: New York Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *