News

Pahala Salat Tarawih Malam Keduabelas: Wajah Bercahaya di Hari Kiamat

×

Pahala Salat Tarawih Malam Keduabelas: Wajah Bercahaya di Hari Kiamat

Sebarkan artikel ini
Jamaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)
Jamaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)

KITAINDONESIASATU.COM – Nanti malam, Selasa (11/3/2025) merupakan merupakan malam yang istimewa bagi umat Islam yang menjalankan salat tarawih. Keutamaan salat tarawih pada malam ini adalah wajah orang yang melaksanakannya akan bersinar bagaikan rembulan di hari kiamat.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Durratun Nasihin, yang menjelaskan tentang keutamaan salat tarawih setiap malamnya. Pada malam keduabelas, Allah SWT memberikan cahaya di wajah orang-orang yang melaksanakan salat tarawih, sehingga wajah mereka akan bersinar terang di hari kiamat.

“Pada malam yang kedua belas, pada saat hari kiamat wajahnya orang yang tarawih bersinar bagaikan rembulan di malam purnama,” demikian bunyi keterangan dalam kitab Durratun Nasihin.

Baca Juga  Pemkab Bogor Siapkan 2.800 Vaksin untuk Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku

Keutamaan ini tentu menjadi motivasi bagi umat Islam untuk tidak melewatkan salat tarawih, khususnya pada malam keduabelas Ramadan. Selain mendapatkan pahala, salat tarawih juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah diperbuat.

Salat tarawih sendiri merupakan salat sunah yang hanya dilakukan pada bulan Ramadan. Salat ini biasanya dilakukan setelah salat Isya, dengan jumlah rakaat yang bervariasi, mulai dari 8 hingga 20 rakaat.

Selain keutamaan pada malam keduabelas, salat tarawih juga memiliki keutamaan lainnya di setiap malam Ramadan. Setiap malam, Allah SWT memberikan pahala yang berbeda-beda bagi orang-orang yang melaksanakan salat tarawih.

Baca Juga  Malam Pamungkas: Keutamaan Luar Biasa Salat Tarawih Malam ke-30

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadan, khususnya salat tarawih. Dengan melaksanakan salat tarawih, umat Islam berharap dapat meraih ampunan dan rida Allah SWT, serta mendapatkan syafaat di hari kiamat. Aamiin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *