News

Overload, Gunungan Sampah di TPA Burangkeng Longsor, Nyaris Menimpa Permukiman Warga

×

Overload, Gunungan Sampah di TPA Burangkeng Longsor, Nyaris Menimpa Permukiman Warga

Sebarkan artikel ini
sampah
TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Akibat diguyur hujan deras pada Jumat 8 Nopember 2024, gunungan sampah setinggi 20 meter di TPA Burangkeng mengalami longsor hingga menimpa tembok pembatas hingga hancur tertimpa longsoran sampah.

Akibatnya, longsoran sampah tersebut merusak tembok pembatas antara area TPA dan akses jalan warga sepanjang 900 meter, hingga sampah menutupi jalan akses warga yang ada di Kampung Jati, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Menurut Kepala UPTD TPA Burangkeng, Samsuro Mandiansyah, selain karena hujan, gunungan sampah itu longsor juga diakibatkan kondisi daya tampung TPA Burangkeng sudah overload atau melebihi kapasitasnya.

Baca Juga  Hujan Lebat Malam Hari, Tengah Malam Kelurahan Madiun Dilanda Banjir

“Kejadiannya ini memang TPA kita sudah overload, kedua kemarin terjadi hujan lebat yang mengakibatkan longsor dan kami masih berupaya mengatasi longsoran sampah yang ada di jalan rumah warga,” jelas Samsuro saat ditemui di lokasi TPA Burangkeng, Minggu 10 Nopember 2024.

Selain menimpa tembok pembatas, longsoran tersebut juga mengakibatkan sebagian badan jalan tertutup sampah dan nyaris menimpa rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

“Mungkin ada sekitar 10 warga yang terdampak berkaitan dengan TPA ini, panjang longsor kurang lebih 900 meter,” ungkap Kepala UPTD TPA Burangkeng yang baru menjabat sekitar 3 pekan itu kepada kitaindonesiasatu.com.

Baca Juga  Kabupaten Bogor Geliatkan Kebangkitan Budaya Nasional Lewat Helaran HJB ke-543

Lebih lanjut Samsuro mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan upayan penanganan terhadap sampah dan puing tembok pembatas jalan agar tidak mengganggu akses jalan bagi warga tersebut. Sebanyak 4 unit alat berat eksavator dan 1 unit buldozer dikerahkan untuk mengangkat dan membersihkan sampah yang menutupi jalan.

“Kurang lebih semenjak saya hitung sudah 3 kali longsor selama hujan ni,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *