KITAINDONESIASATU.COM – Upaya pencarian korban kecelakaan laut di Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai terus dilanjutkan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai.
Hari kedua Operasi SAR, Selasa pagi (15/7/2025), Tim SAR kembali dikerahkan menyisir area laut tempat kapal dilaporkan terbalik pada Senin sore sekitar pukul 17.40 WIB.
Sejak pukul 05.30 WIB, KN SAR Ramawijaya 240 dan RIB 02 Mentawai diberangkatkan dari Pelabuhan Sikakap menuju titik lokasi kejadian untuk melakukan pencarian intensif terhadap para korban.
“Kami mengerahkan seluruh kekuatan yang ada demi mempercepat proses pencarian. Tim SAR gabungan terus menyisir perairan secara menyeluruh dan kami juga menjalin koordinasi erat dengan para nelayan serta warga sekitar yang memberikan informasi penting di lapangan,” ujar Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi.
Berdasarkan informasi sementara, kapal tersebut membawa 18 orang. Dari 18 orang itu 7 orang berhasil diselamatkan, sementara 11 lainnya masih dalam pencarian.
Rudi menyatakan bahwa tim gabungan tak hanya mengandalkan peralatan laut, namun juga menggandeng partisipasi warga lokal yang ikut membantu pencarian dari jalur-jalur kecil dan area yang sulit dijangkau oleh kapal besar.
“Kami berharap seluruh korban yang belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya.
Diketemukan Selamat
Sementara itu, kabar baik datang dari perairan Pagai, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Ternyata sebanyak 11 warga yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal terbalik akhirnya ditemukan selamat pada Selasa (15/7/2025).



