News

Operasi SAR di Perairan Karangsong Indramayu Dihentikan, Korban Dinyatakan Hilang

×

Operasi SAR di Perairan Karangsong Indramayu Dihentikan, Korban Dinyatakan Hilang

Sebarkan artikel ini
Operasi SAR di perairan Indramayu dihentikan
Operasi SAR di perairan Indramayu dihentikan (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Setelah dilakukan pencarian intensif selama satu pekan, Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap Maskuri (25), seorang nelayan yang terjatuh dari kapal Hanifah Jaya 4 GT di Perairan Karangsong, Kabupaten Indramayu.

Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian setelah tidak ada tanda-tanda keberadaan korban meskipun semua upaya telah dilakukan sesuai SOP.

Dalam penjelasannya, Koordinator Pos SAR Cirebon, Syarief Prabowo, menyampaikan bahwa hingga pukul 16.00 WIB, tim gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda korban. Pencarian pun ditutup dengan proses debriefing serta mediasi bersama keluarga korban, pemilik kapal, dan tokoh masyarakat.

“Setelah melaksanakan operasi SAR secara maksimal sesuai rencana dan SOP, serta tidak adanya penemuan tanda-tanda korban, maka operasi SAR kami nyatakan selesai,” ujar Syarief sebagaimana dikutip Selasa 15 Juli 2025.

Penghentian pencarian secara resmi dilakukan pada Senin 14 Juli 2025 lalu.

Korban Terjatuh Saat Melaut

Menurut informasi diterima KitaIndnesiaSatu.Com, Maskuri dilaporkan hilang kontak setelah terjatuh dari Kapal Hanifah Jaya saat pelayaran dari TPI Glayem menuju fishing ground, pada Selasa (8/7/2025).

Informasi tersebut langsung dilaporkan oleh awak kapal lainnya, memicu mobilisasi cepat Tim SAR Gabungan.

Lokasi kejadian berada di koordinat 06°12’54.126″S 108°10’9.4764″E , sekitar 18,33 Nm dari Pelabuhan Indramayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *