Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Teknologi
Faizal juga menyampaikan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way kini tidak lagi dilakukan secara manual.
Saat ini, pengambilan keputusan didasarkan pada teknologi pemantauan lalu lintas melalui sistem traffic counting yang mampu membaca volume kendaraan secara real time.
“Setiap 500 meter di jalan tol sudah dipasang kamera pemantau, dan setiap gerbang tol memiliki traffic counting. Dari command center kita bisa melihat pergerakan kendaraan secara langsung,” jelasnya.
Prediksi Pergerakan Kendaraan Mudik
Dalam pemaparannya, Faizal mengungkapkan sekitar 3,6 juta kendaraan diperkirakan keluar dari wilayah Jakarta selama periode mudik Lebaran tahun ini.
Pergerakan terbesar diprediksi melalui jalur tol menuju kawasan Cikampek, Cikupa, serta jalur menuju Bandung.


