News

ODGJ Terpasung Tewas Terbakar di Pamekasan, Keluarga Ungkap Permintaan Korek Api

×

ODGJ Terpasung Tewas Terbakar di Pamekasan, Keluarga Ungkap Permintaan Korek Api

Sebarkan artikel ini
5f251724365b2
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM Sebuah kejadian pilu terjadi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Seorang pria dengan gangguan jiwa atau ODGJ terpasung tewas terbakar di Pamekasan saat kebakaran yang melanda rumahnya.

Lebih tragisnya, saat kejadian, korban dalam kondisi terpasung, sehingga tidak dapat menyelamatkan diri dari kobaran api.

Pria yang diketahui berinisial F (33) tersebut tinggal seorang diri di rumahnya . Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu dini hari, 3 Mei 2025, sekitar pukul 03.40 WIB.

Korban diketahui telah dipasung oleh pihak keluarga selama kurang lebih satu bulan terakhir karena seringkali mengamuk dan membahayakan diri sendiri serta lingkungan sekitar.

Menurut informasi dari berbagai sumber, termasuk keterangan dari pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran, sebelum kejadian, korban sempat meminta korek api kepada ayahnya untuk merokok.

Diduga, korban kemudian bermain-main dengan korek tersebut hingga tanpa sengaja memicu terjadinya kebakaran yang dengan cepat melalap rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar.

Ayah korban yang tinggal terpisah rumah dengan korban, sempat mendengar teriakan dan berusaha memberikan pertolongan. Namun, api dengan cepat membesar dan korban yang dalam kondisi terpasung tidak dapat dievakuasi.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

ODGJ Terpasung Tewas Terbakar di Pamekasan

Petugas Damkar yang tiba di lokasi sekitar pukul 04.30 WIB langsung berupaya memadamkan api. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka bakar di sekujur tubuh.

Kondisi korban yang terpasung menjadi kendala utama bagi korban untuk menyelamatkan diri.

Kepolisian setempat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian korban saat bermain dengan korek api.

Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Insiden tragis ini kembali menyoroti isu terkait penanganan ODGJ di lingkungan masyarakat. Kondisi korban yang dipasung dan akhirnya meninggal dunia dalam kebakaran menimbulkan keprihatinan mendalam.

Pihak berwenang dan masyarakat diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya penanganan ODGJ yang lebih manusiawi dan sesuai dengan standar kesehatan.

Tak lupa untuk menghindari praktik pemasungan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa supaya tidak ada lagi kejadian seperti ODGJ terpasung tewas terbakar di Pamekasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *