Ia menjelaskan, konsep Ngarawat Ci Garut akan menggali kembali sejarah Sumur Garut beserta sumber-sumber air lain yang memiliki nilai historis. Narasi ini kemudian dirangkai sebagai simbol perjalanan awal berdirinya Kabupaten Garut.
Usai kegiatan tersebut, rangkaian acara dilanjutkan dengan agenda mengenang sejarah Pemerintahan Kabupaten Garut yang akan digelar di Titik Nol Kabupaten Garut.
Masih di hari yang sama, Pemkab Garut juga menjadwalkan ziarah ke makam Bupati Garut pertama, RAA Adiwijaya, serta makam sejumlah bupati Garut dari periode sebelumnya.
Puncak peringatan HJG ke-213 akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, melalui upacara resmi di Alun-Alun Garut atau Lapangan Otto Iskandar Di Nata.
Kegiatan ini akan diramaikan dengan berbagai agenda pendukung seperti pagelaran seni budaya, mini pelayanan publik, gelar pangan murah, produk UMKM, serta Pameran Sejarah Kabupaten Garut.
Setelah upacara selesai, rangkaian utama HJG akan ditutup dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Garut sebagai bagian dari peringatan resmi Hari Jadi ke-213.



