“Saudara-saudaraku, tolong dengarkan saya! Kami siap memfasilitasi, kami siap mendukung kepada pemerintah dan masyarakat, khususnya nelayan,” seru Kapolres.
Ajakannya untuk berdialog secara damai mendapat respons perlahan dari massa yang semula marah. Kapolres juga menambahkan:
“Saya titip, semoga Pangandaran tetap kondusif. Kami akan mengawal proses ini hingga ada solusi. Mari kita selesaikan dengan cara terhormat, bukan dengan perusakan.”
Pesan yang disampaikan secara langsung ini membuahkan hasil. Massa mulai tenang dan membuka ruang komunikasi. Setelah berdiskusi dengan koordinator aksi dan pihak kepolisian, para demonstran membubarkan diri secara tertib.
Kerugian dan Komitmen Penegakan Hukum
Meski tidak ada korban jiwa, kerusakan material cukup terasa, terutama pada fasilitas umum yang menjadi sasaran amuk. Polres Pangandaran memastikan akan menangani peristiwa ini dengan profesional dan akuntabel, sembari tetap menjaga suasana damai di tengah masyarakat.
“Kami akan bekerja secara profesional, proporsional, dan akuntabel dalam menyikapi permasalahan hukum di masyarakat,” ungkap Kapolres.***

