KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang akhir tugasnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berpamitan kepada pegawainya. Ia juga meminta maaf jika dirinya memiliki salah selama memimpin.
Permohonan maaf itu disampaikan Muhadjir di Masjid Nur Salam di Kementerian PMK sekaligus mengaku senang dengan kondisi masjid yang makin baik dalam 5 tahun terakhir selama dirinya menjabat sebagai Menko PMK.
“Dari waktu ke waktu saya lihat, Masjid Nur Salam ini semakin baik semakin mampu, semakin terawal dan baik,” ujar Muhadjir, yang dikutip Jumat (18/10).
Muhadjir lalu berpamitan dengan para pegawai Kemenko PMK, karena sebentar lagi dirinya akan mengakhiri jabatannya. Ia menyebut masa bakti saya sebagai Menko PMK sudah selesai.
“Tinggal menghitung hari, detik demi detik. InsyaAllah nanti kalau Presiden terpilih dilantik, kemudian akan diikuti dengan pelantikan para Menteri. Dan disitulah berarti saya sudah selesai pengabdian saya di Kemenko PMK,” kata Muhadjir.
Muhadjir mengaku dirinya tidak terasa menjabat Menko PMK selama lima tahun ini. Bahkan ia menyebut berat meninggalkan jajaran Kemenko PMK setelah bekerja sama selama lima tahun terakhir.
“Rasanya baru beberapa minggu menurut saya. Dan sebenarnya saya mengakui meninggalkan bapak-bapak semua ini rasanya sangat berat,” ucap Muhadjir.
“Kalau saya ketika diberi kesempatan untuk berhutbah, mungkin ada pernyataan-pernyataan saya yang tidak menyenangkan, itu juga mohon dimaafkan,” tukasnya. (*)


