Potensi pergerakan ini mencakup seluruh provinsi di Indonesia yang tersebar selama 22 hari dari 18 Desember 202 sampai dengan 8 Januari 2025.
Adapun potensi pergerakan antarprovinsi mencapai 55,86 juta orang dan potensi pergerakan dalam provinsi mencapai 54,81 juta orang.
Sementara, alasan masyarakat bepergian pada masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yakni 45,6 persen terkait liburan untuk pergi ke lokasi wisata, liburan untuk pulang kampung 32,36 persen, merayakan Natal/Tahun Baru di kampung 19,96 persen dan karena tugas/pekerjaan 2 persen.***

