NewsBerita Utama

Pengendara Motor Terjatuh di Jalibar Malang, Lubang Jalan dan Minim Penerangan Jadi Penyebab

×

Pengendara Motor Terjatuh di Jalibar Malang, Lubang Jalan dan Minim Penerangan Jadi Penyebab

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan di Malang (Istimewa)
Kecelakaan di Malang (Istimewa)

KITAINDONESIASATU.COMJalan Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen, Kabupaten Malang, kembali menjadi perhatian setelah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi pada Minggu (21/12/2025) malam.

Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan serius yang diduga kuat dipicu kondisi jalan rusak dan minimnya penerangan di kawasan tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan serupa yang kerap terjadi di Jalibar.

Korban diketahui bernama Hafid (25), warga Senggreng, Kecamatan Sumberpucung.

Saat itu, ia mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox dan melintas di Jalibar sekitar pukul 19.50 WIB.

Baca Juga  Ahok Siap Menangkan Pramono-Rano

Ketika melaju di ruas jalan tersebut, korban tidak menyadari adanya lubang besar di badan jalan dan akhirnya menghantam lubang tersebut hingga terjatuh.

Kondisi Jalan Dikeluhkan Warga

Lubang yang menyebabkan kecelakaan berada sekitar 300 meter di sebelah timur kawasan lesehan Jogja, sisi utara jalur arah Malang.

Minimnya penerangan jalan disebut membuat pengendara sulit melihat kondisi aspal, terutama pada malam hari.

Akibat insiden tersebut, Hafid mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki. Warga sekitar menyebut kondisi Jalibar memang kerap membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga  Terguling di Maospati Sumber Selamat Hindari Motor Tergeletak di Jalan Raya

Kerusakan aspal dan lampu penerangan yang tidak berfungsi dinilai sudah lama terjadi dan belum mendapat penanganan maksimal.

Sejumlah pengendara mengaku sering kali harus mengurangi kecepatan secara drastis demi menghindari lubang yang tersebar di beberapa titik.

Saat ini, Hafid menjalani perawatan di rumahnya dengan kondisi seadanya. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dengan memperbaiki permukaan jalan dan mengoptimalkan penerangan.

Upaya tersebut dinilai penting demi menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna Jalibar, yang menjadi salah satu jalur vital di Kabupaten Malang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *