News

Modus Penyembuhan, Kakek di Tanbu Diduga Lakukan Pelecehan pada Gadis Remaja

×

Modus Penyembuhan, Kakek di Tanbu Diduga Lakukan Pelecehan pada Gadis Remaja

Sebarkan artikel ini
FotoJet 9 9
Kakek 65 tahun diringkus polisi setelah dilaporkan melakukan tindakan asusila. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Seorang kakek berusia 65 tahun berinisial HR telah ditangkap oleh polisi dari Polres Tanahbumbu karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap gadis remaja berinisial EN (22).

Dengan menggunakan modus menghilangkan sial, HR berhasil melakukan tindakan bejat terhadap EN di Kabupaten Tanahbumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kasat Reskrim Polres Tanahbumbu, AKP Agung Kurnia Putra, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, HR diduga menjanjikan kesembuhan terhadap penyakit yang diderita EN melalui ritual khusus yang dilakukannya.

Ternyata, pelaku dan orang tua korban saling mengenal. Karena adanya kepercayaan ini, EN disarankan oleh orang tuanya untuk menjalani ritual tersebut dengan harapan putrinya dapat sembuh.

“Motif pelaku berasal dari nafsu syahwat. Korban diduga terpengaruh oleh bujuk rayu pelaku yang menawarkan kesembuhan,” kata Agung pada Sabtu (26/10/2024).

Polisi masih menyelidiki kemungkinan adanya korban lain selain EN.

Kejadian bermula ketika HR datang ke rumah EN di Desa Giri Mulya pada Jumat, 20 September 2024, sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu, pelaku memberi tahu korban bahwa dia perlu memandikannya dengan ritual khusus dan menyatakan bahwa kedua orang tua EN sudah mengetahui tentang ritual ‘buang sial’ tersebut.

Setelah memandikan korban yang sudah telanjang, HR mulai meraba tubuh EN dan melakukan tindakan pelecehan. Ia juga menggesekkan alat kelaminnya ke alat kelamin korban, dan tindakan ini terjadi beberapa kali dalam bulan yang sama.

Pada Jumat, 18 Oktober 2024, korban pergi dari rumah bersama pelaku tanpa seizin orang tuanya. Ketika orang tua korban menanyakan keberadaan EN kepada pelaku melalui telepon, HR menjawab bahwa korban bersamanya dan tidak ingin pulang. Tidak terima dengan situasi tersebut, orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuranji.- ***

Anang Fadhilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *