News

Misa Paus di Timor Leste, Indonesia Dapat Kuota 10 ribu Jemaat

×

Misa Paus di Timor Leste, Indonesia Dapat Kuota 10 ribu Jemaat

Sebarkan artikel ini
misa timor leste
Timor Leste juga mempersiapkan kedatangan Paus Fransiskus puncaknya mengelar Misa di Tatoli wilayah Kota Dilu bagian barat pada 10 September 2024. foto: xanana ba ema hotu

KITAINDONESIASATU.COM – Selain ke Indonesia negara bekas provinsi ke-27 Indonesia Timor Leste juga bakal menjadi rangkaian kunjungan Paus Fransiskus di Asia Tenggara dan Papua Nugini.

Dinegara ini Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus bakal mengunjungi selama tiga hari mulai tanggal 9 September hingga 11 September 2024.

Puncaknya Paus Fransiskus akan menggelar Misa Agung di Tasitoli, Timor Leste pada 10 September pukul 16:30 WTL (Waktu Timor Leste).

Pada Missa Agung ini Keuskupan Diosos Kota Dili sebagai penyelenggara Misa juga akan membuka kegiatan ini untuk semua umat katolik baik warga Timor Leste maupun warga asing.

Bahkan Keuskupan Agung Kupang dan Keuskupan Atambua dari NTT (Nusa Tenggara Timur) Indonesia juga dipernakanan untuk mengikuti kegiatan ini.

Baca Juga  Pabrik 'Pil Setan' Dibersihkan, Peredaran di Warung TM Masih Marak?

Sejauh ini setidaknya telah terdaftar 947 umat katolik yang menyakan untuk ikut menghadiri misa bersama Paus Fransiskus di Timor-Leste.

Sekretaris Umum Pusat Pastoral Keuskupan Atambua, Yosef M L Hello mengungkapkan sejak 9 Juli 2024 Keuskupan Atambua sudah membukan pendaftaran untuk rencanya ini.

Berdasarkan laporan rapat koordinasi total peserta ziarah yang sudah mendaftar dari dua Keuskupan sebanyak 947 dengan rincian yaitu, Keuskupan Kupang ada 385 orang dan dari Keuskupan Atambua ada 562 orang.

Dari jumlah jemaat dari Atambua dan Kupang sudah termasuk uskup, romo, suster dan para umat katolik dengan umur rata-rata 30 sampai 60 tahun.

Sebelumnya Uskup Keuskupan Atambua, Monsinyur Dominikus Saku mengatakan awalnya keuskupan telah melakukan sosialisasi untuk mengikutsertakan 80 orang dari Keuskupan Atambua mengikuti kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta pada 3-6 september 2024 tetapi tidak ada yang mendaftar.

Baca Juga  Pencuri Motor Babak Belur Dihakimi Massa di Bekasi Timur Gegara Kendaraan Mogok

Para jemaat lebih memilih untuk pergi ke Timor-Leste karena Paus juga akan mengunjungi Timor-Leste.

“Bahkan, berdasarkan itu kami berkomunikasi dengan pihak para Uskup di Timor-Leste, kami mendapatkan melalui informasi itu kita diperkenankan untuk mengikutsertakan jumlah umat 10.000,” ucapnya.

Sementara untuk demi untuk ketertiban bersama, beberapa aturan yang dikeluarkan oleh para Keuskupan Atambua untuk para umat katolik antara lain:

  • Memiliki Passport yang masih berlaku sekurang-kurangnya 9 bulan ke depan terhitung mulai hari H (H+9 bulan)
  • Membentuk kelompok-kelompok sebanyak satu kendaraan roda empat (diutamakan bus), dengan kelengkapan surat-surat yang masih berlaku. Tidak diperkenankan menggunakan truk, atau pick up. (kuota dari tiap-tiap paroki ditentukan berdasarkan jumlah umat dan besar kecilnya paroki)
  • Sehat jasmani dan rohani dengan ketentuan mampu berjalan kaki dan lancar dua kali 6 km (Tibar – Tasi Tolu PP)
  • Membawa uang minimal $100.00 dan perlengkapan pribadi seperlunya, termasuk konsumsi bila diizinkan
  • Semua peserta harus tunduk di bawah ketentuan hukum Negara Timor Leste
  • Peserta bukanlah orang-orang yang ‘bertangan darah’ pada saat konflik Tim-Tim 1999
  • Peserta dari lembaga atau institusi Pemerintah dan TNI/Polri hendaknya mengikuti prosedur administrasi dan kedinasan di lingkup instansi masing-masing
  • Pendaftaran melalui Pastor Paroki masing-masing. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *