KITAINDONESIASATU.COM– Pesta miras oplosan di kawasan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, berakhir tragis pada Jumat 7 Febuari 2025 kemarin.
Empat orang tewas dan satu lainnya dalam kondisi kritis setelah mengonsumsi minuman keras berbahaya tersebut, mengungkap kembali bahaya laten peredaran miras oplosan di masyarakat.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Agustinus Manurung, mengkonfirmasi bahwa para korban, yang merupakan warga Tegallega, membeli miras tersebut di sekitar Taman Corat-Coret, Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara.
“Mereka mengonsumsinya di tempat steam motor kawasan Tegallega. Korban meninggal saat dirawat di rumah sakit pada 8 dan 9 Februari,” jelas Kompol Agustinus kepada wartawan, Minggu 9 Februari 2025.
Para korban tewas diidentifikasi sebagai I, H, Y, dan MR, sementara seorang kritis berinisial A, yang saat ini dirawat di UGD RS PMI.
“Total ada sembilan orang yang meminum minuman keras. Empat di antaranya meninggal dunia, seorang kritis,” tambah Kompol Agustinus.
Menurut Kapolsek, jenis miras oplosan yang dikonsumsi adalah sseng dalam kemasan plastik. “Miras oplosan tersebut dibeli oleh Y yang diantar oleh B menggunakan sepeda motor,” ungkapnya.
Pihak kepolisian kini terus menyelidiki kasus ini untuk menekan peredaran miras oplosan yang mematikan. (Nicko/aps)



