Berita UtamaNews

Menteri Investasi Klaim Investor Asing Terus Masuk Ikut Bangun IKN

×

Menteri Investasi Klaim Investor Asing Terus Masuk Ikut Bangun IKN

Sebarkan artikel ini
ikn
Jokowi di IKN (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) diyakini akan terus berlanjut bahkan dengan dukungan dari luar negeri. Hal itu terlihat dari banyaknya investor asing dari sejumlah negara sudah mulai merealisasikan investasinya di IKN.

“Ya alhamdulillah ini juga appetite nya terus meningkat,” kata Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani, yang dikutip Rabu (9/10).

Dikatakan Rosan, realisasi investasi yang masuk ke IKN jelang dilantiknya Prabowo Subianto disebut berasal dari negara-negara seperti Singapura, Australia, China, hingga Rusia. Untuk Singapura, melalui Sembawang Corporation Utilities Pte Ltd (Sembcorp) yang membangun proyek panel surya dengan kapasitas 50 mega watt.

“Dari Sembcorp membangun solar panel 50 MW itu sudah berjalan sekarang. Insya Allah akhir tahun ini bisa selesai,” ungkap Rosan.

Untuk Australia, kata Rosan, merealisasikan investasinya ke IKN dengan membangun sekolah, lalu China membangun mall dan hotel. Sementara Rusia yang juga membangun hotel dan apartemen.

“Itu saya bicara dari luar ya dari dalam ada juga lebih banyak malah. Jadi kita juga sedang seleksi, kita ingin pastikan investasi yang masuk ke IKN investasi yang baik dan berkualitas,” ungkap Rosan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo buka suara menjelaskan investasi ke IKN yang baru masuk Rp58 triliun. Nilai ini jauh dari target Rp100 triliun. Kendati baru separuhnya, Jokowi menilai pencapaian ini cukup besar.

“Sehingga memang benar baru Rp58 triliun. Tapi angkanya udah gede banget, duit gede lho Rp58 triliun,” ungkap Jokowi.

Dia pun menegaskan investasi yang masuk ke IKN sebenarnya banyak, tetapi harus diseleksi dan pemerintah benar-benar selektif. “Kan yang masuk banyaknya itu harus diseleksi. Serius ndak? Kalau serius baru diberi peluang. Kita memang memilih, jadi enggak semua boleh masuk,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *