“Kalian membuat penghargaan Tasrif. Tasrif itu siapa? Dia tokoh PWI. Kalian bikin penghargaan SK Trimurti. Dia itu siapa? PWI,” kata Hendy menirukan Atmakusumah. Saat itu semua peserta jadi terdiam. “Jadi, salahkan Harmoko, jangan PWI.” Menurut Hendry, Atmakusumah itu Ketua Dewan Pers pertama di era reformasi.
Sementara itu, pntauan di lokasi rumah duka, keluarga, kerabat hingga para tetangga terus berdatangan untuk bertakziah ke kediaman ketua dewan pers pertama di ra reformasi ini.Pengurus lingkungan pun terus sibuk menyiapkan kursi untuk tamu yang datang.
Beberapa karangan bunga terus berdatangan sebagai ungkapan belasungkawa. Salah satunya adalah karangan bunga yang dikirim Menteri Hukum RI Supratman Andi Atgas, Ketua KPI Ubaidllah, hingga rekan-rekan korban.
Sebuah papan bertuliskan informasi akan rencana pemakaman almarhum pun tertulis didepan pintu masuk rumah. Di mana nantinya almarhum akan disemayamkan di rumah duka dan selanjutnya pada Jumat (3/1) akan di makamkan di TPU Kebon Nanas pada pukul 09.00 WIB.


