Sejumlah kalangan menilai pengembalian sisa anggaran Pilkada penting untuk menjaga kepercayaan publik. Transparansi keuangan dalam penyelenggaraan pesta demokrasi diyakini akan memperkuat legitimasi lembaga penyelenggara dan pemerintah daerah.
Pengamat politik lokal juga menilai, jika praktik pengembalian anggaran ini terus dipertahankan, maka penyelenggaraan Pilkada tidak hanya menghasilkan pemimpin daerah, tetapi juga menjadi contoh praktik tata kelola keuangan negara yang baik. (Anang Fadhilah)***

