KITAINDONESIASATU.COM – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meluncurkan Aplikasi Satu SDM. Hal ini di lakukan sebagai salah satu upaya mempersiapkan SDM (sumber daya manusia ) unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Polri mengemban tugas berat dalam mengelola SDM yang mencapai ratusan ribu yang tersebar di seluruh pelosok nusantara,” kata Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (ASSDM) Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan Jumat (18/10/2024).
Peluncuran aplikasi tersebut di lakukan saat menggelar Rakorbin SDM Polri dan PNS, yang berlangsung sejak Rabu (16/10) di Jakarta.
Menurut ASSDM Dedi, aplikasi Satu SDM merupakan sebuah terobosan dalam menghadapi tantangan global di masa depan.
Dia katakan, SSDM Polri mengemban tugas berat dalam mengelola SDM Polri yang mencapai 481.935 personel di seluruh Indonesia.
Sekaitan itu, institusi harus terus berinovasi menciptakan system yang mampu menopang pengelolalan SDM secara efisien dan terintegrasi.
“Juga, dalam rangka mempersiapkan SDM unggul yang berperan penting menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Aplikasi Satu SDM merupakan pengitegrasian dan penyempurnaan berbagai aplikasi yang sudah di miliki Polri terkait SDM serta memperkuat manajemen.
Setiap organisasi, katanya, khususnya Polri memerlukan data yang bersifat riil dari setiap tingkatan manajemennya.
Data tersebut di susun dan di kelola dalam sebuah sistem informasi. Salah satu sistem informasi terpenting pada Polri sebagai organisasi, lanjutnya, adalah mengenai Sistem Informasi Sumber Daya Manusia/Human Resourches Information System (SISDM/HRIS).
Baca juga: Aplikasi TEMU Diblokir Masih Bisa Diinstal di Play Store
“Yang diberi tajuk Satu Data SDM, dari mulai personil Polri tersebut mendaftarkan diri sampai pensiun akan tersedia dan siap kelola,” tuturnya.
Aplikasi Satu SDM, katanya, berfungsi sebagai alat penting bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan strategis terkait pengelolaan dan pembinaan karir SDM Polri.
Aplikasi ini, katanya, juga menjadi rumah bagi berbagai layanan SDM yang sebelumnya berdiri sendiri-sendiri. Sehingga memberikan akses yang lebih mudah dan terintegrasi dalam berbagai aspek manajemen SDM.



