KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan posisi strategis Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai simpul baru peradaban Islam Asia Tenggara.
Pernyataan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar usai melaksanakan salat tarawih perdana di Masjid Negara IKN, Jumat (20/2/2026) malam.
Menag tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga mengumumkan serangkaian program Ramadan yang akan melibatkan negara-negara kawasan secara langsung. Inisiatif ini menandai babak baru diplomasi keagamaan Indonesia di tingkat regional.
Integrasi Ibadah Lintas Batas
Dalam keterangannya, Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa malam Nuzulul Quran nanti akan digelar secara nasional di IKN, namun terhubung dengan negara-negara Asia Tenggara.
“Program Ramadhan nanti akan kita adakan Nuzrul Quran secara nasional di sini. Nuzrul Quran kita itu kerja sama juga dengan Asia Tenggara, jadi Masjid Brunei, Malaysia, Singapura itu live diikuti juga oleh orang-orang kita di Asia Tenggara. Nanti takbirnya juga takbir paralel Istiqlal, IKN, dan juga masjid-masjid Asia Tenggara,” paparnya sebagaimana dikutip dari laman Kemenag, Sabtu 21 Februari 2026.


