KITAINDONESIASATU.COM – Suasana duka menyelimuti rumah almarhum Muh. Akbar Basri (Abay), staf Humas DPRD Makassar yang menjadi korban kebakaran gedung DPRD saat aksi unjuk rasa beberapa hari lalu.
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar hadir langsung untuk bertakziah, menyampaikan doa, dan memberikan penguatan kepada keluarga. Dalam kesempatan itu, ia juga membawa pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto.
“Saya secara pribadi, sekaligus mewakili Presiden Prabowo, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Presiden menitipkan salam duka dan doa agar keluarga tabah menghadapi musibah ini,” ucap Menag di Makassar, dikutip, Selasa, 2 September 2025.
Menag mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Insya Allah mudah-mudahan Allah SWT menjemput kita semuanya dalam keadaan husnul khatimah. Kami mendoakan agar almarhum diterima dengan husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambahnya.
Menag berharap peristiwa duka ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi bangsa. “Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan. Mari kita jadikan semua ini sebagai pembelajaran untuk menambah kematangan hidup kita berbangsa dan bernegara,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa unjuk rasa adalah hak demokratis, namun harus dilakukan dengan damai. “Menyampaikan aspirasi adalah hal demokratis. Para pemuka agama, mari kita imbau umat untuk menyampaikan tanpa kekerasan. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melampaui batas dalam menyampaikan pendapat,” tegasnya.
Selain takziah ke rumah duka, Menag juga menjenguk tiga korban yang masih dirawat di Rumah Sakit Grestelina, Makassar. Pada kesempatan itu, ia menyerahkan sejumlah bantuan sosial untuk meringankan beban keluarga korban. (*)




