NewsBerita Utama

Memiliki Kekayaan Rp6,1 Miliar OTT Bupati Sugiri Diduga Terkait Perpanjangan Jabatan Direktur RSUD dr Hardjono Ponorogo

×

Memiliki Kekayaan Rp6,1 Miliar OTT Bupati Sugiri Diduga Terkait Perpanjangan Jabatan Direktur RSUD dr Hardjono Ponorogo

Sebarkan artikel ini
Bupati Sugiri
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menjadi terperiksa dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan korupsi dalam proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo, Jumat (7/11/2025).

Penangkapan Bupati Sugi Sancoko dilakukan beberapa jam setelah melantik sebanyak 138 pejabat administrator dan pengawas di Pendopo Kabupaten Ponorogo.

Dari kabar yang beredar dalam OTT itu Bupati Sugiri bersama Sekda Agus Pramono turut diamankan dalam operasi senyap KPK diduga berkaitan dengan dugaan suap pepanjangan masa jabatan Direktur RSUD dr Hardjono Ponorogo.

Sebelumnya KPK juga menangkap Gubernur Riau, Abdul Wahid yang terjaring OTT KPK pada Senin (3/11/2025), sebelum kemudian Bupati Sugiri Sancoko.

Sugiri merupakan pejabat petahana sebagai Bupati Ponorogo yang terpilih kembali sejak tahun 2021 yang sebelumnya menjadi anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2015.

Dilansir kantor berita Antara, kekayaan Bupati Sugiri Sancoko berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Maret 2024 Sugiri memiliki harta kekayaan sebesar Rp6,19 miliar tanpa adanya utang.

Sebagian besar kekayaan Sugiri berupa aset tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp5,57 miliar aset Sugiri berada di Surabaya, Boyolali, Sidoarjo, Pasuruan dan di Ponorogo.

Ia memiliki aset lima bidang tanah di Ponorogo yang semuanya tercatat berasal dari warisan, yaitu:

Warisan di Ponorogo

  • Tanah 4.306 m² senilai Rp735 juta
  • Tanah seluas 2.254 m² senilai Rp525 juta
  • Tanah seluas 2.254 m² senilai Rp525 juta
  • Tanah seluas 552 m² senilai Rp128,1 juta
  • Tanah seluas 280 m² senilai Rp111,8 juta.

Hasil sendiri di luar Ponorogo
Empat aset tanah dan bangunan yang semuanya tercatat berasal dari hasil sendiri antara lain:

  • Tanah dan bangunan seluas 165 m²/70m² di Surabaya senilai Rp1,672 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 130 m²/55m² di Boyolali senilai Rp572 juta
  • Tanah dan bangunan seluas 105 m²/45 m² di Sidoarjo senilai Rp440 juta
  • Tanah dan bangunan seluas 120 m²/70m² di Pasuruan senilai Rp863,5 juta

Alat transportasi
Alat transportasi dan mesin yang tercatat dari hasil sendiri dengan nilai mencapai Rp160 juta berupa:

  • Satu unit Toyota Alphard tahun 2006 senilai Rp130 juta
  • Satu unit motor Vespa Primavera tahun 2018 senilai Rp30 juta.
  • Harta bergerak lainnya senilai Rp200,27 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp262,7 juta.

Di samping tak memiliki utang, ayah dari tiga orang anak itu juga tercatat tidak memiliki aset surat berharga dan harta lainnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *