KITAINDONESIASATU.COM – Heboh adanya ulat di menu makanan bergizi gratis (MBG) di wilayah Empat Lawang, Tebing Tinggi, Sumatera Selatan mendapat tanggapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat selaku penyedia.
Ketua SPPG Tebing Tinggi Ade Saputra menyatakan, hal tersebut terjadi karena adanya keterlambatan pengantaran.
“Telur lalat yang terdapat pada ompreng kemarin mungkin disebabkan karena waktu antar kami itu ada jarak rentang di sekolah saat didistribusikan ke siswanya,” katanya.
Makan tersebut dikirim 07:15 WIB, kemudian didistribusikan ke sekolah sekitar pukul 11:00 WIB. Harusnya didistribusikan ke siswa sebelum pukul 10:00 WIB hanya jarak 2 jam maksimal, jadi ada kemungkinan lalap yang hinggap pinggiran ompreng.
Ade Saputra menambahkan ulat tersebut bukan berasal dari bahan baku makanan yang sebelumnya pihaknya siapkan.
“Kalau dari bahan baku kita sudah mengecek dari bukti yang dibawa Polres Empat Lawang sudah 1 hari 1 malam dibuka dan dicek tidak ada ulat di bahan baku,” ujarnya.
Sebelumnya setelah sempat dihentikan selama 2 hari program MBG di Empat Lawang kembali dilanjutkan. (Dimas Tuber Rizki/Yo)


